Siang itu selepas pengumuman kelulusan SMA, Maria hanya dapat terduduk diam di depan ruang kelasnya. Para orangtua kelas XII dan anak-anaknya baru saja mengambil pengumuman kelulusan dan segera menuju rumahnya masing-masing. Mereka semua sangat bahagia atas kelulusannya dan para orangtua bangga dengan hasil yang diraih anak-anaknya, mereka juga mulai membicarakan kampus mana yang akan menjadi tempat menuju masa depannya. Maria masih menunggu ibunya yang sedang pergi ke toilet. “selamat ya, kau menduduki peringkat 1 paralel, rencananya kau mau lanjut ke Kuliah mana, Ri?” begitu teman-temannya bertanya. Maria hanya tersenyum menjawab pertanyaan mereka.bukannya ia tidak ingin menjawabnya dengan jelas, namun ada kebimbangan di hatinya. Maria, atau yang biasa disapa dengan Ria adalah anak dari seorang petani yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, bahkan mereka kadang harus menghemat bahan makanan untuk dimakan keesokan harinya. Ia tinggal bersama ayah-i...